Diurapi Seperti Daud

Renungan Harian / 23 September 2016

Diurapi Seperti Daud
daniel.tanamal Official Writer
      15032

"Berkatalah Saul kepada hamba-hambanya itu: 'Carilah bagiku seorang yang dapat main kecapi dengan baik, dan bawalah dia kepadaku.'

1 Samuel 16:17

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 82; Lukas 3; Yeremia 9-10


Sejak dahulu kala, alat musik adalah bagian penting dalam pujian dan penyembahan. Sampai saat ini, setiap ibadah yang tidak diiringi dengan  alat musik, pasti terasa kurang semarak atau khidmat. Begitu juga di zaman Daud, salah satu alat musik yang sangat terkenal pada waktu itu adalah kecapi. Dan Alkitab mencatat bahwa Daud sangat mahir memainkan alat musik ini. Pada waktu itu pasti ada orang lain juga yang bisa memainkan kecapi, tapi mengapa hanya ketika Daud yang memainkan kecapi itu maka roh jahat lari dari raja Saul?

Apakah karena kecapinya sangat istimewa dan belinya di luar negeri? Tidak. Bukan karena kualitas kecapinya yang membuat roh jahat itu pergi. Tetapi semua tergantung pada siapa yang memainkan alat tersebut. Selain karena memang mahir memainkannya, Daud diurapi Tuhan. Karena itulah kuasa Tuhan menyertai dia. Itulah kuncinya! "Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur daripadanya." (1 Samuel 16:23).

Roh jahat tidak takut dengan apa pun yang bersifat lahiriah, tapi roh jahat takut dan mati kutu bila berhadapan dengan kuasa Tuhan. Dan kuasa Tuhan yang bekerja di dalam diri Daud membuat apa saja yang dikerjakan Daud menjadi berhasil dan membawa dampak yang luar biasa bagi orang lain. Untuk mengalami lawatan kuasa Tuhan tidak semudah membalik telapak tangan, itu adalah buah dari ketekunan dan kedekatan Daud dari Tuhan.



Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?